Mendetilkan Tugas Menggunakan Hukum Parkinson

Sumber Gambar : xqa.com.ar

Terlihat gampang tapi susah dilakukan, perencaan adalah suatu cara/mekanisme yang bisa membuat perkerjaan kita menjadi lebih mudah. Celakanya bila kita gagal merencanakan kegiatan, secara tidak langsung kita berencana untuk gagal. Seperti sejumlah pasukan tanpa strategi maju ke medan perang, itu sama dengan bunuh diri. Di kehidupan nyata, hal yang dapat kita rasakan adalah galau, perasaan tidak menentu, resah, mencari dan melakukan hal yang tidak penting, tanpa disadari waktu telah habis.

Saat keinginan untuk merangcang perencanaan ada tidak cukup dengan asal berencana. Misal, untuk mengerjakan penulisan skripsi BAB I kita mengalokasikan waktu sampai 1 bulan. Alasannya butuh waktu untuk riset dan mengumpulkan bahan dan lain sebagainya. Padahal jika mau, kita bisa mengerjakannya kurang dari itu. Bahkan bisa cukup dengan 4 hari. Fakta kebanyakan dilapangan menunjukkan bahwa orang cenderung mengerjakan di akhir waktu alias mepet dead line. Yakni setelah berbagai “ancaman” itu semakin tampak di depan mata.

Pekerjaan itu cenderung berkembang mengisi waktu yang disediakan. Dikenal dengan istilah Hukum Parkinson. Jika kita mengalokasikan pekerjaan 8 jam untuk pekerjaan yang sebenarnya bisa dilakukan 2 jam, maka sisa dari 2 jam itu akan digunakan untuk hal lain cenderung lebih detil atau mencari dan menghubung-hubungkan pada hal yang kurang perlu. Tampak seperti all out atau “nyemplung” padahal bila dipikir-pikir lebih dalam tidak sesuai dengan tujuan atau harapan sebenarnya.

Ingat bahwa 20% pekerjaan itu menyumbang hasil 80% pekerjaan (Prinsip Pareto). Sangat disayangkan bila waktu yang dialokasikan terlalu panjang padahal sebenarnya bisa dilakukan dengan waktu yang lebih singkat. Dengan memperpendek alokasi waktu/durasi bisa membuat kerja kita lebih efektif. Orang akan mudah mencapai done tasks (tugas yang beres)Semakin sering dan banyak orang mencapai done task semakin semangat dia bekerja dan semakin sering dia diingatkan pada tujuannya.

Maka dari itu, rancanglah jadwal kegiatan kita sesering mungkin dan buat turn over yang tinggi. Artinya alokasikan waktu seperlunya, sependek mungkin tapi tetap realistis. Untuk mengkompensasinya, kita bisa sering banyak merancang task (tugas), membagi task besar menjadi task-task kecil yang lebih detil. Bisa juga seekali berfungsi sebagai revisi dari task sebelumnya bila masih ada bagian yang perlu disempurnakan. 

Iklan

Teknologi Baru di Intel Software Day Bandung

Image0148Intel menyelenggarakan acara Software Day di Digital Valley Building, Telkom Bandung hari minggu tanggal 17 Desember 2012. Acara ini diselenggarakan bagi para developer aplikasi. Di acara ini Intel Asia Pacific mengenalkan teknologi-teknologi baru yang akan dirilis di produk-produk intel tahun depan, 2013. Multi-touch technology, multi sensor, perceptual computing, dan paralel computing merupakan teknologi yang akan dikedepankan oleh intel. Semua perangkat yang akan keluar memanfaatkan teknologi touch screen. Dalam hal ini Windows 8 dan Android merupakan perangkat lunak yang sangat cocok untuk memanfaatkan teknologi tersebut. Multi sensor, Intel menanam berbagai macam sensor, seperti sensor cahaya, gyroscope, acceloromeeter, compas, bahkan kamera ‘kineck’ ala intel. Sehingga perangkat intel nantinya akan bisa menangkap object tiga dimensi dihadaapnnya. Paralel computing, intel ingin supaya semua perangkat bila berada dalam suatu area dapat berkomunikasi satu sama lain mesi dia berbeda jenis, seperti smartphone, tab, ultrabook, notebook, bahkan alat rumah tangga. Intel mendorong para developer khususnya developer Indonesia untuk memulai membuat atau menuangkan ide membuat aplikasi untuk diterapkan pada perangkat-perangkat intel yang akan keluar tidak lama lagi. Intel memberi klu untuk memanfaatkan teknologi baru yang diusungnya untuk diterapkan pada aplikasi dibuat para developer, sehingga aplikasi tersebut dapat memberikan pengalaman baru kepada para pengguna.

Produk yang akan dikeluarkan tahun depan adalah smartphone, tab, dan Ultrabook. Ya, intel akan membuat smartphone, intel akan membuat smarphone yang didedikasikan untuk sistem operasi Android. Sehingga nantinya akan ada smartphone dengan bertuliskan “Intel Inside”. Tahun depan di Indonesia intel akan mengeluarkan smartphone dan tab dari dua merek gadget terkemuka.

Hal yang paling wow dari intel ini adalah Ultrabook. Ultrabook yang dikeluarkan intel ini adalah Ultrabook generasi ke-4. Ultrabook ini benar-benar memberikan pengalaman baru kepada pengguna. Ultrabook ini menggabungkan fungsi dari tab dan smartphone dengan notebook atau laptop.  Alhasil Ultrabook ini bisa difungsikan sebagai tab, untuk menikmati konten-konten informasi atau notebook, sebagai alat yang produktif. Banyak hal baru yang merupakan kelebihan dari utrabook ini. Di antaranya adalah ultrathin, perangkat yang sangat tipis, ultrasecure, sekuritas terjamin karena intel telah menggandeng McAfee sebagai partner dalam mengembangkannya, dan ultra responsif, merupakan perangkat sangat cepat dengan dukungan Processor Intel Core. Di demo yang ditunjukkan oleh Pak Firstman, selaku Business Manager Intel Asia Pacific, Ultrabook bisa hidup dan digunakan dalam hitungan ke-5.

So, buat para developer terbuka lebar kesempatan untuk memasarkan aplikasi. Jadilah generasi awal pembuat aplikasi teknologi baru ini, sebelum saat boomingnya. Banyak tools dan teknologi baru yang siap dimanfaatkan. Khusus buat aplikasi dengan bawaan Intel, telah diasediakan  pasar aplikasi sotware yang bernama AppUp.

Game Mendidik Bangsa ?!

Game adalah sarana efektif untuk mendoktrin informasi. Game memberikan informasi tanpa harus memaksa, justru gamers sendiri yang mencari game itu sendiri. Lebih ekstrim, gamers bisa menghabiskan berhari-hari untuk bermain hingga lupa dengan aktivitasnya di dunia nyata. Tidak heran untuk kesekian kalinya seorang gamers di Korea meninggal setelah bermain sekitar 2 hari tak henti-henti.

Disadari atau tidak pasti di dalam sebuah game tersisip sebuah misi pembuatnya. Misi itu bisa berdampak positif atau negatif, mengajarkan sejarah, teknologi, dan banyak hal lainnya. Kita ambil contoh, game Age of Empire (AoE) yang dibuat oleh Microsoft. Game tersebut bergenre Real Time Stategy (RTS) atau bisa dikatakan mirip permainan catur tapi setiap pemain bisa memainkan pion-pionnya tanpa harus menunggu pemain lawan selesain memindahkan pionnya. AoE berlatar berlakang abad pertengahan, ketika bangsa eropa akan masuk era industialisasi modern. Subjeknya adalah bangsa eropa barat, bangsa kepulauan malta. Ketika itu mereka gencar berekspansi ke berbagai belahan dunia untuk mencari dunia baru untuk beremigrasi. Di dalamnya terbagi menjadi beberapa stage yang menceritakan tahapan yang dilalui oleh mereka. Dimulai dari alasan mereka pergi ke belahan dunia baru, apa yang terjadi ketika mereka sampai di dunia baru, dan lika-liku mereka di dunia baru.

Disamping memberikan dampak positif, game dapat memberikan dampak negatif. Seperti diulas di atas seorang gamers dapat menghabiskan waktu hingga berhari-hari hingga melupakan aktivitas di dunia nyatanya. Hal ini menjadi kontra produktif yang bila dilakukan secara masal dapat menyebabkan penurunan produktifitas dan intelektualitas. Karena tidak banyak yang bisa didapatkan dari sebiah game selain kesenangan dan sedikit informasi wawasan yang di sisipkan di dalamnya.

Oleh Karena itu tantangan bagi para developer game negri ini untuk membuat game memberikan kontibusi produktif. Tidak menimbulkan candu tapi tetap menyenangkan. Memberikan banyak informasi yang berimbang, sesuai fakta, mendidik , dan membangun karakter bangsa. Lebih condong berkategori simulator dari pada game.

Pengembangan industri perangkat lunak memiliki masa depan cerah dibandingkan industri manufaktur. Hampir rata-rata industri manufaktur raksasa multinasional–yang berasal dari luar–di negeri ini hanya berperan sebagai pemain puzzle. Mereka tidak tahu mengapa dan bagaimana suatu komponen dibuat yang mereka tahu bangaimana komponen itu menjadi barang jadi. Relatif berbeda perangkat lunak, karena para developer perangkat lunak mau tidak mau mengetahui kode sumber suatu komponen berasal dan dibuat. Ini memberikan dampak positif bagi bangsa, yakni secara tidak langsung mendidik anak bangsa tahu membuat sebuah program. Dan bukan tidak mungkin anak bangsa mendirikan perusahaan sejenis di negri ini. (HM’11)

Esensi Konsep Teknologi dan Ekonomi Teknik

Apa esensinya wawasan tentang Konsep Teknologi:

Inti dari Pengetahuan Konsep Teknologi adalah kita, para teknokrat, bisa mengetahui teknologi apa yang efektif untuk dikembangkan sekarang. Teknologi itu lambat laun pasti beralih dari suatu negara ke negara lainnya. Seperti teknologi otomotif mobil dan motor termasuk elektronika yang dahulu dipegang oleh Eropa kini beralih ke kawasan Asia timur. Bila Eropa tidak mengadakan penelitian untuk mendapatkan teknologi baru maka Eropa bisa kalah inovasi oleh daerah lain. Karena setelah suatu teknologi ditemukan langkah berikutnya adalah peningkatan inovasi. Oleh karena itu, bila kita lihat, negara-negara barat saat ini kebanyakan mengembangkan teknologi lainnya seperti pesawat terbang, komputer, satelit, nuklir, konsep energi terbaharukan, dan lainnya. Pesawat terbang misalnya, walaupun teknologi ini merupakan teknologi lama namun tidak mudah dalam merealisasikan outputnya. Sebuah pesawat terbang terdiri dari sejumlah komputer dan peralatan elektronika sedemikian sehingga sistem di dalamnya terlihat kompleks. Oleh karena itu, tidak hanya dituntut pemahaman yang baik saja namun management dan kerja sama team yang baik. Buktinya pesawat-pesawat berpenumpang masal banyak dikeluarkan Eropa dan Amerika. Mereka jeli melihat hal ini, karena teknologi otomotif dan elektronika sudah mulai menyebar ke belahan dunia timur dan orang-orang sekarang memiliki mobilitas tinggi untuk bepergian ke luar negeri. Terlebih dari pengembangan teknologi industri pesawat terbang ini dapat dihasilkan keuntungan yang melimpah. Kunci keberhasilan bila negeri kita ingin terlepas dari bola kusut ini adalah pandai-pandai kita memilih teknologi dan semua pihak berani dan mendukung untuk turut mencapai keberhasilan atas visi bersama itu.

Apa esensinya wawasan Ekonomi Teknik:

Bila kita memandang sesuatu janganlah memandang dari kulitnya saja tapi pandanglah apa dibalik kulit itu dan jauh ke masa yang akan datang. Penampilan fisik tak pelak bisa menipu, sehingga seseorang bisa kecewa dengan barang yang dia beli ketika dia mengetahui bahwa barangnya tidak bertahan lama karena barang imitasi. Dari wawasan ekonomi teknik kita dapat mengambil pelajaran bahwa suatu hal yang mewah bisa kita dapatkan dan jauh lebih murah setelah kita mempertimbangkan faktor-faktor kompensasinya. Katakanlah pembuatan jalan raya di kota Bandung, akan lebih murah biayanya bila jalan-jalan yang dibuat menggunakan jasa para arsitek, planolog, dan kualitas material pembuat jalan jalan nomer wahid. Niscaya tidak akan sering terjadi jalan bolong, banjir, dan kemacetan. tidak memerlukan perawatan-perawatan yang tidak perlu untuk memelihara jalan terutama tambal–sulam–jalan yang bolong seperti sebuah mangkuk bakso. Bisa kita lihat  dan bayangkan ketika musim hujan bila jalan-jalan sebuah kota besar dibuat alakadarnya. Jalan mudah sekali tereosi air akibat kualitas material jalan yang setengah-setengah dan sanitasi air yang tidak baik. Imbasnya lalu lintas akan terganggu hingga terjadi kemacetan. Bayangkan apa jadinya bila jasa arsitek dan planolog jujur dan profesional dimanfaatkan, walaupun biayanya mahal tapi perawatannya murah dan membuat saya, anda, dan kita semua senang gembira. 😀 Piis. (ADZ)

Network, Workstation, dan Mainframe.

Internet Layer
Internet Layer

Internet layer ada lima layer:

1. Physical Layer: Mengubah data data dari aplication layer hingga data link layer menjadi bits.

2. Data-Link Layer (hop to hop delivery): mengirim data dari satu node ke node lainnya, node bisa berupa komputer, hub, atau switch. Switch mirip hub tapi lebih lebar badwidthnya, yakni sampei 1GB.

Hub
Hub
Switch
Switch

3. Network Layer (End to end Delivery): mengirim data sumber ke final destination. Bila data melewati beberapa network maka diperlukan Router, yang berfungsi untuk memetakan jalan data.

Konfigurasi Router dalam Jaringan
Konfigurasi Router dalam Jaringan
Konfigurasi Router dalam Jaringan
Konfigurasi Router dalam Jaringan

108m_wireless_router

4. Transport Layer: mengubah data dari atau ke aplication layer menjadi berformat TCP/IP.

5. Application Layer: mengubah data dari atau ke transport layer untuk ditampilkan ke User.

Workstation berada dalam Network, Point to point atau Multipoint. Point to point biasanya antar komunikasi langsung antar komputer. Multi point biasanya komunikasi dari Mainframe–komputer super– dengan beberapa workstation yang menggunakan performanya.

Konfigurasi Workstation
Konfigurasi Workstation
Konfigurasi Mainframe
Konfigurasi Mainframe
Mainframe
Mainframe

(C) ADZ 2009