Pelajaran Mendasar dari Membaca dan Menulis


Kesibukan membuat kita lupa atas impian yang didamba. Rutinitas tak terasa satu per satu menghabiskan waktu pekerjaan yang telah dijadwal. Hingga adakalanya kita merasa hilang arah dan tak kunjung merasakan perkembangan. Kita bekerja, kita belajar tapi merasa tak mendapat apa-apa.

Sesekali mesti ada terobosan untuk mengatasi kebuntuan itu. Mencari perubahan untuk semangat dan optimisme baru. Salah satu opsi itu adalah dengan membaca dan menulis. Sesedehana pelajaran dasar yang dipelajari anak sekolah dasar. Murah tapi tidak semua orang bisa melakukannya.

Membaca itu tidak harus selalu dengan membeli bacaan. Kini, bacaan banyak betebaran di mana-mana. Dari dunia maya hingga buku-buku di rumah yang belum sempat dibaca. Atau, baca ulang saja buku kita itu, bisa saja dengan itu membuat kita lebih paham dan lebih mampu mempraktekannya.

Prinsip utama membaca adalah mencari bacaan sesuai dengan kebutuhan informasi yang ingin digali. Maka, tentukan visi itu dari awal. Biar tidak melebar ke sana-sini.

Polesan akhir dari ritual membaca ini adalah penulisan. Bisa berupa resume, malah kita bisa membuat kerangka untuk sebuah tulisan baru, sebuah formulasi untuk kebuntuan yang kita hadapi. Alhasil dua mafaat didapat; pertama, menjaga aktivitas baca tulis kita agar beres; kedua, berhasil membuat sebuah karya solutif untuk suatu masalah.

Ada satu lagi poin tambahan yang bisa menggandakan manfaat karya kita, yakni menyebar tulisan kita itu untuk dapat dinikmati orang lain dan diambil manfaatnya. Itu bisa membuat terjadinya dialog dan pengingat atas formulasi yang telah dibuat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s