Pentingnya Menentukan Target Untuk Keseimbangan Hidup


Sumber Gambar torontorealtyblog.com

Penting bagi kita untuk menentukan target suatu pekerjaan. Mulai dari penentuan bentuk produk/obyek yang diinginkan, ukuran besarnya, sampai dengan waktu yang diperlukan untuk membuatnya. Dengan hal-hal itu, bekerja akan tampak realistis dan terukur. Di bagian yang lebih mendasar bisa memberikan fokus dalam bekerja.

Sebuat target dapat mendorong seseorang untuk tidak menunda-nunda pekerjaan. Tidak begantung atas permintaaan pihak lain/atasan. Sebab, pada dasarnya bila bekerja tanpa target membuat suasana menjadi mengambang/was-was, penuh ketidak jelasan, atau galau. Oleh karena itu, sebuah target bisa membuat seseorang menjadi lebih yakin, terarah, dan produktif.

Idealnya suatu target berorientasi pada kontribusi yang bisa diberikan pada orang lain. Namun dalam realitas, orang cenderung berorientasi pada pemasukan uang/materi yang didapat. Memang tidak ada yang salah dengan penentuan orientasi itu. Hanya saja, materi sifatnya relatif dan mudah menguap, sedangkan kontribusi bersifat seperti investasi, berdampak jangka panjang, dan bisa berlipat ganda. Sebagai contoh, sikap meng-opensource-kan kode pemograman bisa membuat kode tersebut digunakan oleh banyak kalangan, stabilitas kode terus meningkat, dan nama pembuat kode makin terkenal. Efeknya, bila ada orang lain/perusahaan yang membutuhkan fungsi/keterampilan yang berkaitan dengan kode yang dibuatnya, menjadikan si pembuat kode akan menjadi pilihan pertama. Karena ia telah menjadi banyak dikenal dan memiliki portofolio atas kemampuannya.

Terlepas dari orientasi yang didefinisikan untuk target anda, sebuah target memang bisa membuat bekerja dengan optimal. Karena dengan mendefinisikan target, menuntut alokasi waktu yang jelas dan batasan-batasan tertentu. Dampaknya, kita bisa merasakan “kehidupan yang sebenarnya,” yakni tidak dibingungkan dengan pekerjaan.

Bila kita memiliki beberapa tanggung jawab atau pekerjaan sekaligus pun tidak akan menjadi masalah besar. Dengan mendefinisikan target setiap pekerjaan tadi dapat membuat semuanya terkelola. Tidak perlu multitask dalam bekerja karena memang sulit bagi seseorang untuk bekerja sekaligus/paralel dalam satu satuan waktu. Yang mungkin adalah mengatur waktu untuk setiap pekerjaan itu, atau dikenal dengan time management.

Oleh karena itu, dengan target bisa mendapatkan optimalisasi kualitas kehidupan. Beban/amanah pekerjaan akan terasa lebih ringan, terukur. Kehidupan bisa menjadi lebih seimbang dan menjauhkan diri dari perasaan was-was dan dikerjar-kejar kewajiban/pekerjaan. Pekerjaan beres, keluarga bahagia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s