Pengenalan Simulation Virtual Reality


Anda tertarik mengenal/baru di bidang Simulasi atau Virtual Reality?. Saya memiliki sedikit knowledge untuk di-share, semoga bisa membantu. Tadi siang saya sempat ngobrol dengan Pak Adi eks-pegawai IPTN yang sekarang bekerja di Malaysia sebagai konsultan-PLM di sebuah perusahaan re-seller tools Virtual Reality. Hemat saya dari diskusi yang kami lakukan, simulasi dan virual reality adalah sepasang saudara kembar. Hampir semua produk Virtual Reality dimanfaatkan untuk simulator, walau tidak semua simulator memanfaatkan Virtual Reality. Sayang bila Virtual  Reality hanya digunakan untuk  common-game, niscaya hanya sedikit orang yang bisa membelinya. Karena faktanya, untuk membuat suatu produk Virtual Reality diperlukan investasi yang sangat besar.

Penting bagi kita untuk mengetahui terlebih dahulu definisi dari Virtual Reality (VR). Secara bahasa berarti keadaan nyata/ide yang “dimasukkan” ke dalam dunia maya atau memvirtualkan objek nyata/ide yang tetap memperhitungakan sifat-sifat fisikanya. Oleh karena itu harus dibedakan dengan animasi 3D, yang terdapat pada film dan game, karena tidak memperhitungkan data dan kondisi fisik dari objek-objek yang berada di dalamnya (lingkungan virtual). Sebuah VR pasti memperhitungkan aspek ergonomis dan antropometri. Ini adalah added value sebuah VR. Ergonomis berarti barang yang divirtualkan harus cocok dengan anatomi  tubuh manusia ketika digunakan seperti kita menggunakan barang-barang yang  biasa berada di sekitar kita, sedangkan antopometri berarti di dalam virtualisasi tersebut diperhitungkan ukuran fisik dari gerakan manusia terhadap semua objek virtual di sekelilingnya.  Dua hal tersebut merupakan aspek analisis yang menjadi diferensiator terhadap games, aspek lainnya adalah funsionalitas. Di sisi ini komponennya adalah reachability, touchability, dan accessability. Reachability berarti objek di dalam dunia vitual dapat dijangkau, dipegang,  dapat berinteraksi dengan user, touchability berarti objek dapat dirasakan, objek yang kita pegang/sentuh memiliki berat ataupun kontur permukaan, dan accessability berarti objek dalam dunia virtual memiliki perilaku sama dengan objek dalam dunia nyata, misalkan bila dalam tubuh manusia terdapat 25 derajat kebebasan maka dalam dunia virtual pun harus sama.

Bagaimana dengan simulasi?. Bila VR mentransformasi data ke dalam dunia maya maka simulasi adalah proses test-case objek-objek dalam dunia maya sebelum masuk ke dunia nyata. Objek yang akan dimasukkan itu bisa berupa benda atau keterampilan. Simulasi untuk keterampilan menjadi sarana latihan sebelum berhadapan langsung dengan kondisi/barang yang sesungguhnya. Kapan Simulastion Virtual Reality diperlukan?. VR penting diperlukan oleh untuk RnD  suatu perusahaan ketika mereka hendak mengeluarkan produk baru. Karena cost yang diperlukan untuk pengujian dengan menggunakan real-think memiliki resiko gagal lebih besar dibanding simulasi, belum lagi perhitungan keselamatan user. Dari 200 produk yang diuji mungkin hanya 10 yang bisa diterima/berjalan, bayangkan biasa prosuksinya. Sedangkan dengan simulator, karena kita memperhitungkan sisi ergonomis, antopometri, termasuk reaksi objek virtual ketika diberi aksi oleh kita, dari 5 produk 4 buah berjalan. Kurang lebih itu kata Pak Adi.  Trial and Error yang dilakukan dalam virtual tentu akan me-reduce cost dan menjauhkan user dari worstcase termasuk tahu bagaimana first aid dari kondisi tersebut bila terjadi.

Bila dilihat dari segi fungsinya, VR dibagi menjadi 2, yakni fungsionalitas dan analisis, maka di sisi proses simulai terdiri dari 5  komponen + 1 kompoten integrator, bisa dilihat di gambar atas. Suatu Simulation Virtual Reality (SimVR) development, membutuhkan ekspertis di beberapa bidang. Pertama, Computer Aided Design (CAD)/Computer Aided Manufacturing(CAM), boleh dikatakan mereka yang berada di dalamnya adalah orang-orang modelling yang engineer, bukan modelling animasi biasa. Kedua, Ergonomi/Antopometri. Ketiga, Computer Aided Engineering (CAE), adalah orang-orang yang menganalisis reaksi objek virtual yang diberi aksi oleh user. Recycle, mereka yang mengurus  Product Life-cycle Management (PLM). Terakhir adalah programmer.

Apa yang kita perlukan untuk membangun suatu SimVR?. Dalam sebuah perusahaan Sistem Enterprenership Resource Planning (ERP), yang dimaksudkan untuk mengelola semua informasi dan fungsi bisnis atau data perusahaan, mencakup anggaran/keputusan/proposal untuk tools Brand mana yang mau digunakan.  Di sisi lain, PLM menyusun dan memperhitungkan efektifitas dari penggunaan metoda yang akai dipakai, untuk produksi misalnyam. SimVR bisa diposisikan berada ditengah-tengahnya, sebagai irisan di antara keduanya. Artinya SimVR bisa menjadi solusi untk mengefektif dan efisienkan proses produksi. Kecuali bila perusahaan itu bergerak dalam services VR yang pasti memmerlukan tools VR. Keputusan dalam menggunakan tools VR licensed harus memperhitungkan Return of Invesment (ROI). Bila rasio uang yang akan diperoleh tidak lebih kecil terhadap investasi yang dilakukan, jelas lebih  baik kita beralih ke tools yang OpenSource. Walaupun fitur-fitur yang dimilikinya tidak banyak mendukung, sekedar perbandingan saja, untuk mendapatkan accessibility derajat kebebasan, tools OpenSource maksimal hanya dapat mencapai 3 derajat kebebasan.  Sebagai bahan perbandingan saja, tools yang diproduksi Dessault System, telah meemiliki segudang solusi untuk SimVR. dari mulai modelling dengan menggunakan CATIA, produksi dengan DEMIA, SIMULIA untuk memanage data, proses, dan property intelektual, 3Dvia-Composer, mungkin untuk dokumentasi, 3dvia-Virtools untuk VR. dan Enovia dan Matrix 1 untuk PLM. Sebernarnya masih banyak tools VR yang lain, katakanlah RAMSIS. Konon katanya RAMSI sudah di-open-kan.

hary-’09

2 Responses

  1. pusing
    lha itu gambar yg di bawah mirip mesjid ya

    peace🙂

  2. nice info,,,:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: