AJAX (Asynchronous JavaScript and XML) untuk Web 2.0


Perkembangan web sudah semakin pesat. Situs-situs yang berada diinternet berupaya menampilkan sajian yang interaktif nan dinamis.

Website dapat dibedakan menjadi dua yaitu Web Statis dan Web Dinamis. Web Statis adalah web yang berisi informasi-informasi yang bersifat statis (tetap), sedangkan Web Dinamis adalah web yang menampilkan informasi yang bersifat dinamis (berubah-ubah) dan dapat saling berinteraksi dengan user. Biasanya untuk web statis yang ditonjolkan adalah sisi tampilan yang banyak mengandung grafis sehingga untuk merancang web statis tidak diperlukan kemampuan pemrograman yang handal. Yang dibutuhkan hanya kemampuan design grafis/web dan cita rasa seni belaka. Sedangkan untuk web dinamis yang banyak ditonjolkan adalah pengolahan data sehingga dibutuhkan kemampuan dalam pemrograman web.

Ada dua jenis pemrograman web, yaitu Server Side Programming dan Client Side Programming. Pada Server Side Programming, semua sintaks dan perintah program yang diberikan akan dijalankan/diproses di Web Server, kemudian hasilnya dikirimkan ke browser pengguna dalam bentuk HTML biasa. Sehingga pengguna tidak dapat melihat kode asli yang ditulis dalam bentuk server side programming tersebut. Yang tergolong dalam server side programming seperti: CGI/Perl, Active Server Pages, Java Server Page, PHP, ColdFussion dan lain-lain.

Sebaliknya, pada Client Side Programming” semua sintaks dan perintah program dijalankan di web browser, sehingga ketika client meminta dokumen yang mengandung script, script tersebut akan diambil dari web server kemudian dijalankan di web browser yang bersangkutan. Contoh dari client side programming seperti: JavaScript, VbScript, HTML.

Bila Anda hanya memilik disain web yang statis, jangan berharap banyak web Anda bisa berjualan. Meski masih banyak perancang web menawarkan jasa paket web statis, sebaiknya Anda jangan ambil paket tersebut karena itu akan membuat web Anda “hidup segan mati tak mau” dimata search engine besar seperti google dan yahoo. Jangan batasi halaman web dengan hanya memiliki web statis, pilihlah yang dinamis yang sudah pasti jumlah halaman tidak pernah dibatasi. Mengapa kita memerlukan jumlah halaman yang tidak dibatasi? Ya Karena Contents Web adalah raja. Semakin banyak isi dan informasi yang berguna akan semakin baik dalam proses perncarian di Search Engine.

Ini yang dinamakan generasi web 2.0. Generasi ini tak lepas dari menculnya beberapa mode dalam menggunakan beberapa script untuk web. Contohnya saja AJAX, yang menggabungkan funsionalitas dari HTML, XML, javascript, dan css. Semakain berkembangnya hal ini membuat Flash, yang notabene digunakan dalam web supaya lebih interaktif, mempunyai saingan berat. Opini saya, itu sebabnya Flash mengeluarkan script baru, Action Script 3.0, yang sekarang kecenderungannya digunakan untuk membuat aplikasi interaktif stand-alone.

Berikut saya sertakan beberapa link yang bagus untuk mendalami web 2.0:

  1. http://www.w3schools.com
  2. http://www.w3schools.com/Ajax/Default.Asp
  3. http://wiki.github.com/madrobby/scriptaculous

Pengguna web 2.0:

Sumber:

www.google.com
http://www.info-baru.com/2007/12/web-statis-dan-dinamis.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: