GEMPA DI TANAH JAWA


Sirkum MediteraniaSirkum MediteraniaGempa terjadi akibat adanya patahan lempeng atau aktivitas gunung berapi. Patahan lempeng menyebabkan tanah bergeser, gempa ini dinamakan gempa tektonik. Sedangkan yang diakibatkan aktivitas gunung berapi menyebabkan adanya getaran permukaan bumi, gempa ini dinamakan gempa vulkanik. Peristiwa gempa vulkanik yang luar biasa yang bisa kita jejaki adalah gempa yang terjadi di daerah barat pulai jawa. Aktivitas dasyat gunung berapi itu menyebabkan munculnya Gunung Krakatau. Konon ketika meledaknya gunung ini, debu vulkaniknya sampai ke dataran Eropa. Langit disemimuti asap tebal bermingu-minggu. Kapal-kapal kompeni Belanda terseret berkilo-kilo ke darat. Dan suara ledakannya terdengar hingga Selandia Baru.

Gempa yang terjadi di awal bulan september 2009, tepatnya di tanggal 2 yang hampir menggoyang seluruh pulau Jawa, terjadi akibat adanya patahan lempeng. Tanah Jawa perupakan bagian dari sirkum mediterania, nyambung hingga ke Maluku lalu ke arah utara hingga ke Jepang dari gunung-gunung di pulau Sumatra. Daerah rawan gempa yang paling berbahaya di Indonesia, menurut ahli Geologi yang menjadi narasumber di TVRI tempo hari (pertengahan bulan September) adalah daerah bukit Barisan Sumatra. Sedangkan yang paling aman dari gempa adalah pulau Kalimantan.

Mengahdapi kenyataan ini, orang Indonesia sudah seharusnya bertindak arif dan lebih bersahabat dengan alam. Gempa bukan untuk dijadikan musuh, tapi bagaimana caranya berteman dengannya supaya kita bisa terhindar dari efek yang diakibatkan olehnya. Banyak contoh yang kita bisa pelajari dari masyarakat Jepang dalam menghadapai Gempa. Langkah sederhana yang kita bisa lakukan adalah tidak panik ketika kita merasakannya. Karena kecelakaan itu lebih besar disebabkan karena kita tidak bisa mengendalikan diri kita. Kemudian, gunakan logika kita untuk menyelamatkan diri kita, dan orang lain kalau memungkinkan. Jauhi tempat tempat yang rawan ambruk/hancur, seperti kaca, lemari, tembok, hiasan2 dinding, genting, dll. Bila memungkinkan, bergegaslah keluar ruangan. Namun bila tidak memungkinkan, misalkan karena berada di gedung bertingkat. Carilah tempat-tempat aman yang bisa digunakan untuk berlindung, seperti bawah meja, dll. Hindari berdesakan keluar ruangan apalagi bila menggunakan tangga. Karena tangga merupakan komponen yang paling rapuh yang bila digunakan bersama ditambah terjadinya gempa bisa menyebabkannya mudah ambruk. Tangga darurat dalam gedung bertingkat sejatinya digunakan untuk menyelamatkan diri apabila terjadi kebakaran.

Segenap komponen masyarakat hendaknya memikirkan bagaimana cara mensosialisasikan cara bersahabat dengan gempa. Bagaimana kaidahnya mendirikan bangunan yang tahan gempa, penataan interior dalam ruangan yang aman bagi orang-orang di dalamnya, dan fasilitas umum yang bisa digunakan untuk menyelamatkan diri. Mungkin di antaranya, penggunakan genting yang berbentuk lembaran bisa jadi alternatif walaupun harganya lumayan mahal. Aliran listrik yang oromatis padam. Dan sepertinya tidak ada salahnya kalau setiap rumah dipasangi beton-beton bertulang.

Peristiwa gempa ini terjadi di bulan Ramadlan, ketika kaum muslimin sedang melaksanakan ibadah puasa. Akibat yang ditimbulkannya, tak sedikit orang yang kehilangan sanak saudaranya, harta benda yang hancur, atau bahkan ia sendiri meninggal dunia. Hal ini merupakan cobaan bagi orang beriman yang terkena musibah akibat gempa, teguran bagi orang beriman yang bisa merasakannya, atau adzab bagi meraka yang senantiasa lalai terhadap Allah. Karena hakikatnya peristiwa alam yang terjadi berhubungan dengan tingkat keimanan masyarakat di daerah tersebut. Semoga mereka yang mengalami cobaan ini diberikan ketabahan Iman dan Islam oleh Allah untuk dapat menanata kehidupan meraka yang dikemudian hari. Bagi mereka diselamtkan dari musibah ini, ini kesempatan untuk memanfaatkan momen bulan Ramadlan untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Yakni, semakin ingat dan dekat dengan Tuhan kita dan peduli terhadap orang-orang di sekitar kita. Ramadlan adalah bulan dilipatkannya ganjaran dari Allah dan dihapuskannya dosa-dosa. Dengan berbuat baik kepada merekan yang terkena bencana kita bisa meraihnya. Lebih dari itu, peristiwa ini merupakan pembelajaran bagi kita dari bulan Ramadlan supaya. Karena terlalu besar nikmat Allah yang diberikan pada diri kita, namun apakah kita bisa senantiasa menyukurinya dengan menetapkan manhajNya dalam kehidupan kita?. Wallaahu ‘alam(ADZ)

2 Responses

  1. gempa hrs dbijaki arif.

  2. yang lanjutannya apa? penasaran nih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: