My friend asked me: “minta tanggapan dunk ttg bung Antasari Azhar”


imagesDalam pandangan saya, vonis bersalah atau tidak Antasari Azhar (AA) masih 40-60.. kerana selama ini belum ada bukti yang menunjukkan secara gamblang tentang keterikantan AA dalam kasus cinta segitiga itu (berbeda dengan kasus Yahya Zaini dan Max Muin, buktinya jelas dan beredar banyak di masyarakat luas). Selain itu keberadaan Rani (yang merupakan saksi hidup yang menurut sata menjadi kunci utama kasus ini) tidak diketahui hingga sekarang. Hal tersebut menjadi tanda tanya besar, mengapa keberadaannya ditutup-tutupi, apakah ada unsur kesengajaan supaya tidak berbicara di depan umum atau diancam pihak lain supaya menutup mulut sehingga kebenarannya tidak terkuak. Ya, 60% yang saya prediksikan itu adalah kecurigaan terhadap adanya konspirasi mengahancurkan KPK. Apalagi prestasi KPK sejauh itu beoleh dibilang gemilang, berhasil menyelamatkan uang negara hingga triliunan rupiah.

Belum lagi keterangan-keterangan lain yang janggal seputar pelaku pembunuhan dan perilaku AA. Sang pembonceng penembak, yang notabene security, dikenal sebagai seseorang yang ramah dan biasa-biasa saja oleh keluarganya dan tetangganya. AA tidak pernah mengirum SMS (sesuai bukti yang ditunjukkan) yang sangat panjang yang berisi tentang hubungan antara dia dengan Rani. Kemudian manager hotel mahakam memberitakan/menginformasikan bahwa kamar hotel tempat Antasari dan Rani (menginap, kalo pun itu benar) tidak terjadi keributan/kegaduhan, berbanding terbalik dengan keterangan yang diberikan pihak Nasrudin yang mengatakan Nasrudin menyatroni mereka berdua dan kemudian terjadi keributan.

Dan dari sudut pandang lain, saya salut pada sikap beliau yang menyarahkan kasusnya pada hukum. Ia tidak hilang dan bersedia diproses bahkan diperiksa hingga berminggu-minggu. Sikapnya menunjukkan sifat ksatria, dia tidak banyak bicara, dan sepertinya menunggu saat yang tepat untuk berargument atas pembelaannya. Bila Konspisari itu benar adanya, ini kan menjadi hal yang menguatkan posisi AA dan KPK. Pemberantasan tikus-tikus negara bisa berlangsung lebih revolusioner. Komplotan orang-orang yang menjadi racun negara akan lebih jelas terdefinisi. Namun bila yang sebaliknya yang terjadi, semoga KPK tidak hancur begitu saja hanya karena kasus romantika percintaan murahan. Dan.. sungguh tega nian AA, padahal engkau pernah berkata (dalam acara wawancara di salah satu stasiun televisi swasta): janganlah berbuat tercela. Tega nian engkau yang telah menurunkan kepercayaan masyarakat yang telah menganggap engkau seorang ksatria penegak kebenaran bertangan dingin.

Namun, apapun kebenaran yang sesungguhya terjadi. Saya tetap mendukung penegakan hukum atasnya. Dan semoga semoga saja KPK yang telah sudah payah dibangun selama ini tidak tenggelam begitu saja ditelan kisah percintaan murahan. Pemberantasan korupsi harus tetap berjalan untuk mewujudkan negara Indonesia yang jaya raya.

One Response

  1. saya kira kita perlu mengutamakan asas pra duga tak bersalah. area yang pak AA jalani memang rawan ujian dunia (harta-tahta-wanita)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: