C++, Fleksible dengan Berbagai Bahasa Pemrograman


Walaupun banyak bahasa yang dapat digunakan di level yang rendah, seperti Assembly, yang berisi banyak instruksi telah diadaptasi untuk setiap mesin computer, yang akan dibuat kode-kode assembly di dalamnya. Selain itu, computer juga dapat digunakan untuk membuat bahasa pemrograman lain yang memiliki level lebih tinggi, seperti Java, yang didesain benar-benar independent dari platform di mana program tersebut bekerja.

Bahasa pemrograman C++ berada dalam level medium sejak C++ berinteraksi secara langsung dengan sebagian besar hardware dengan tanpa batas, juga dapat bekerja seperti bahasa pemrograman tingkat tinggi lainnya. C++ memiliki beberapa karakter melebihi bahasa pemrograman lainnya seperti :

  • Object-oriented programming (OOP).

Program C++ diorientasikan untuk object yang mengijinkan programmer untuk mendesain aplikasi dari point of view lebih seperti komunikasi antar object daripada struktur sequence kode. Selain itu, C++ juga berisi kode-kode yang dapat dipikirkan lebih logis dan produktif.

  • Portability.

User dapat praktik meng-compile kode C++ yang sama dalam berbagai tipe computer dan variasi sistem operasi tanpa harus membuat banyak perubahan. C++ telah banyak digunakan oleh banyak user dan merupakan bahasa pemrograman yang dapat ‘dipindahkan’ ke mana saja.

  • Brevity.

Kode yang ditulis dalam bahasa pemrograman C++ lebih ringkas dibandingkan dengan bahasa pemrograman lain. Hal ini dikarenakan C++ menggunakan karakter khusus yang akan menjadi kata kunci, yang akan menyimpan energi programmer untuk menulisnya.

  • Program Modular.

Body aplikasi C++ dapat dibentuk dari beberapa file source code, yang pada awalnya di-compile secara terpisah, lalu akan dihubungkan bersama-sama. Hal ini dapat lebih menghemat waktu karena user tidak perlu meng-compile kembali aplikasi yang lengkap, ketika membuat satu perubahan, namun compile dilakukan hanya kepada file yang telah diubah. Karakter ini akan menghubungkan kode C++ dengan kode yang diproduksi di bahasa pemrograman lain, seperti bahasa Assembler atau C.

  • C Compatibility.

C++ telah kompatibel dengan bahasa C. Kode yang ditulis dalam bahasa pemrograman C dapat secara mudah dimasukkan ke dalam program C++ tanpa membuat adanya perubahan.

  • Speed.

Hasil dari kompilasi C++ sangat efisien, termasuk dualitas bahasa level tinggi dan rendah dan untuk mengurangi ukuran file source code bahasa pemrograman tersebut.

3 Responses

  1. di realita c++ udah jarang dipake

    • Kalo kita mau mendaki gunung yang tinggi, kita harus mulai dari kakinya. C++ memang terlalu hardcore buat program-program yang multikompleks. Tapi hal ini merupakan hal yang membumi dan realistis sebelum kita meraih hal-hal yang lebih besar. Karena segala sesuatu akan lebih mudah dilakukan kalu kita mengetahui kontennya. Ditambah library2 yang open, kebanyakan disediakan bagi C++, katakanlah OpenCV, OpenGL, OpenAL, FLTK, CAL3D.

  2. ho oh, aku jg plg enak make C++ walo msh pemula

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: